Text pertama

Sabtu, pukul 2 siang. Waktu itu Humaira tak terlintas aku bisa mengenalmu. Pagi itu seperti biasa lelaki lain menungguku dengan mobilnya di ujung gang, menemani aku menyelesaikan masalah kuliahku. Tak lantas itu, aku juga minta di antar ke rumah temanku dan menyuruhnya pulang.
Hari sudah siang, aku sudah bosan. Tapi tak mau dijemput sama laki laki yg mengantarku tadi pagi, terlintas di benakku untuk bertemu lelaki baru. Mungkin menyenangkan?
Akhirnya aku mengacc kamu yang terdaftar di list requested friends, tak sampai 5menit. Aku selalu ingat kata pertamamu, kamu berterimakasih.
Kamu tau Humaira? Saat itu aku menganggap kamu biasa saja, seperti laki laki yang lain. Ya hanya sekedar basa basi.
Dengan berbagai jurus, kita masuk ke obrolan yang ringan tapi menyenangkan. Akhirnya Humaira kamu masuk dalam kodeku, yaaa kode ku minta dijemput lebih tepatnya Dan kamu pun mau. Sejujurnya aku sudah biasa mendengar lelaki mengiyakan permintaanku, sampai aku tau dimana lokasimu. Sekitar 1jam lebih dari tempatku. Aku berpikir ulang untuk dijemput olehmu Humaira.
"Dasar laki laki bajingan, belum sampai 1jam kamu sudah mau mengantarku ke pulang yang jarak tempuhnya kurang lebih 1,5jam" umpatku.
Tapi entah apa yang ada dipikiranmu Humaira, lama textmu tak ku balas. Dan kamu terus saja menanyakan. "Sudah boleh jalan?"
Aku sebagai the queen of liar mampu selalu mampu tak mematahkan hati lelaki, dengan alasan yang selalu masuk akal. Akhirnya kamu mengiyakan untuk menerima penolakanku, aku merasa menang.
Langsung saja, aku menelpon temanku dan dengan mobil mewah dia datang menjemputku.
Tapi aku benar tak habis pikir, kamu benar benar mau menjemputku Humaira? Atau karena tidak enak dengan kodeku. Hm

Komentar